INFO BEASISWA STIBA-IEC JAKARTA

BEASISWA STIBA-IEC JAKARTA
TAHUN AKADEMIK 2019/2020
 Beasiswa Awal KuliahPersyaratan
Potongan/Diskon Rp. 2.000.000 untuk biaya Semester 1Hasil test masuk STIBA-IEC Jakarta min. 80
Potongan/Diskon Rp. 1.000.000 untuk biaya semester 1Hasil test masuk STIBA-IEC Jakarta min. 70
Beasiswa Khusus
Bantuan biaya kuliah1.Mahasiswa berprestasi
2.Mahasiswa kurang mampu

STIBA-IEC juga memberikan Beasiswa bagi mahasiswa yang mempunyai prestasi akademik yang menonjol dan yang kurang mampu dengan maksud meningkatkan gairah belajar dan meningkatkan prestasi mahasiswa. Beasiswa tersebut diharapkan berasal dari:

  •     Beasiswa Supersemar
  •     Beasiswa Yayasan
  •     Beasiswa Departemen Pendidikan Nasional
  •     Beasiswa dari instansi lain

 WhatsApp INFO PENDAFTARAN

 

BIAYA KULIAH STIBA-IEC

BIAYA PENDIDIKAN TAHUN AKADEMIK 2018/2019

(Kuliah Bahasa dan Sastra Inggris Murah Berkualitas)

Biaya Pendaftaran : Rp. 200.000
Dana Kemahasiswaan : Rp .400.000 /tahun
Jaket Almamater : Rp .150,000

Kelas Reguler

Search
Gelombang IGelombang IIGelombang III
Biaya Semester 1
Dana Pengembangan3,400,0003,900,0004,400,000
Uang Kuliah2,700,0002,700,0002,700,000
Biaya UTS200,000200,000200,000
Biaya UAS200,000200,000200,000
Pembayaran Tunai6,500,0007,000,0007,500,000
Pambayaran Angsur6,800,0007,300,0007,800,000
Dapat juga dengan sistem angsuran dengan rincian sbb :
Dana Pengembangan 50%1,700,0001,950,0002,200,000
Uang kuliah per bulan500,000500,000500,000
Biaya UTS200,000200,000200,000

Pembayaran Semester 2 s/d 8 @Rp.3,500,000 (Tunai)
Pembayaran Semester 2 s/d 8 @Rp.3,800,000 (angsur)
Biaya daftar ulang 400,000
Uang kuliah per bulan 500,000
Biaya UTS 200,000
Biaya UAS 200,000
1,300,000

Kelas Non Reguler

Search
Gelombang IGelombang IIGelombang III
Biaya Semester 1
Dana Pengembangan3,300,0003,800,0004,300,000
Uang Kuliah3,300,0003,300,0003,300,000
Biaya UTS200,000200,000200,000
Biaya UAS200,000200,000200,000
Pembayaran Tunai7,000,0007,500,0008,000,000
Pembayaran Angsuran7,300,0007,800,0008,300,000
Rincian Jika diangsur
Dana Pengembangan 50%1,650,0001,900,0002,150,000
Uang Kuliah Per Bulan600,000600,000600,000
Biaya UTS200,000200,000200,000
Biaya UAS200,000200,000200,000
JUMLAH2,650,0002,900,0003,150,000

Pembayaran Semester 2 S/D 8 @Rp.4,300,000 (tunai)
Pembayaran Semester 2 S/D 8 @Rp.4,600,000 (angsur)
Biaya daftar ulang 600,000
Uang kuliah per bulan 600,000
Biaya UTS 200,000
Biaya UAS 200,000
1,600,000

Catatan

* Jika membayar lunas diawal Semester calon mahasiswa akan diberikan potongan sebesar Rp. 500.000-,

Tes Masuk
Gelombang 1 (November 2018 – April 2019) Tes masuk tgl. 27 April 2019
Gelombang 2 (Mei 2019 – Juni 2019) Tes masuk tgl. 22 Juni 2019
Gelombang 3 (Juli 2019 – Agustus 2019) Tes masuk tgl. 24 Agustus 2019

 WhatsApp INFO PENDAFTARAN

INFO STIBA-IEC

“Ingin Kuliah dengan Biaya Murah dan Berkualitas?”

STIBA-IEC Jakarta hadir untuk mewujudkannya

Sudah dibuka pendaftararan untuk Mahasiswa baru dan Pindahan untuk tahun akademik 2019/2020

Apa saja program yang ditawarkan?

  • S1 Bahasa dan Sastra Inggris
  • D1 bahasa Inggris
  • Transfer D3 (dari pergurua tinggi lain) ke S1
  • Pindahan dari perguruan tinggi ke STIBA-IEC.

Bagaimana system Perkuliahannya?

Perkuliahan di STIBA-IEC Jakarta sangat fleksibel khususnya bagi yang sudah bekerja/karyawan.

  • Regular pagi       : 08.00 – 12.00
  • Regular malam : 18.10 – 21.00
  • Weekend              : 07.30 – 17.00

Bagi yang kerja kena shift dapat menyesuaikan dengan pekerjaannya.

Apakah ada sistem Beasiswa?

STIBA-IEC memberikan beasiswa dari pemerintah bagi mahasiswa yang berprestasi.

Bagaimama sistem pembayaran kuliahnya?

STIBA-IEC memberikan kemudahan dalam membayar biaya kuliah, bisa system bulanan atau semester. Kedua pembayaran biaya tersebut harus ditransfer melalui bank yang telah ditentukan.

Apakah mata kuliah unggulan di luar bahasa Inggris?

Ada beberapa mata kuliah unggulan yang sangat diminati yaitu diantaranya:

  • Broadcasting
  • Internet blogging
  • Public speaking
  • English for Tourism
  • Entrepreneurship
  • dan masih ada beberapa lagi yang lainnya.

Peluang kerja apa saja yang bisa diperoleh setelah LULUS dari STIBA-IEC?

Sudah banyak perusahaan, institusi pemerintah dan lembaga-lembaga lainnya yang sudah merasakan manfaatnya dari ilmu yang diperoleh oleh para alumni STIBA-IEC karena STIBA-IEC memberikan peluang kerja dan profesi yang cukup menjanjikan berdasarkan pengetahuan yang diperoleh dari masing-masing mata kuliah yang diantaranya yaitu menjadi:

  • Pengajar bahasa Inggris;
  • Penerjemah/Interpreter;
  • Karyawan Perhotelan;
  • Staf Kemenlu RI;
  • Tour Guide;
  • Penyiar/Reporter TV;
  • Staf Bahasa di Kedutaan Asing;
  • Editor Bahasa Inggris;
  • Entrepreneur & Pengelola Kursus Bahasa Inggris;
  • Karyawan BANK dan masih ada beberapa lagi profesi yang mendukung.

Sekiranya anda sudah mulai tertarik dan minat untuk mendaftar, silahkan boleh Tanya-tanya dulu bisa Chat melalui WA: 0856-9540-0674 (Ms. Teeny) atau telp: 021-8518685

Segera hubungi:

Telp.021-8518685

SMS/WA: 0856-9540-0674

 WhatsApp INFO PENDAFTARAN

WARTAWAN

Profesi adalah pekerjaan. Namun tidak semua pekerjaan adalah profesi. Tukang sapu adalah pekerjaan, tapi bukan profesi. Penjahit adalah pekerjaan, tapi juga bukan profesi. Berbeda dengan desainer yang merupakan suatu pekerjaan yang bisa dijadikan profesi, walaupun pekerjaannya berkaitan erat dengan jahit menjahit seperti penjahit. Lalu apa yang membedakan profesi dengan pekerjaan? Apakah wartawan merupakan profesi? Sebelum menjawab kedua pertanyaan itu, kita harus mengetahui mengenai profesi itu sendiri.

Berdasarkan penelusuran saya di dunia maya, saya menemukan definisi mengenai profesi pada situs Wikipedia yang pada situs itu tertulis bahwa profesi pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus. Indikator suatu pekerjaan yang dapat disebut profesi adalah terdapat asosiasi profesi, kode etik, proses sertifikasi, dan lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut.

Namun, karena situs tersebut terkenal dengan karakternya yang dapat disunting oleh siapa saja, saya berusaha mencari referensi yang lain. Karakter situs Wikipedia yang dapat disunting oleh siapa saja membuat Wikipedia tidak dapat dijadikan sebagai sumber yang valid. Hal itu saya pelajari ketika saya mengikuti mata kuliah Eksplorasi Sumber Informasi. Berlanjutlah penelusuran saya di dunia maya hingga saya menemukan pernyataan lain tentang profesi pada sebuah blog yang beralamat di http://romeltea.wordpress.com/2007/10/02/kode-etik-jurnalistik-etika-profesional-wartawan/. Pada blog itu dinyatakan bahwa sebuah pekerjaan dapat dikatakan sebagai profesi jika memiliki empat hal, yaitu (1) harus terdapat kebebasan dalam pekerjaan tersebut; (2) harus ada panggilan dan keterikatan dengan pekerjaan itu; (3) harus ada keahlian (expertise); (4) harus ada tanggung jawab yang terikat pada kode etik pekerjaan. (Assegaf,1987). Hal ini dikemukakan oleh Dr. Lakshamana Rao, seorang sarjana India yang Asep Syamsul M. Romli (penulis blog) kutip dari Assegaf.

Secara garis besar terdapat kesamaan antara definisi yang berasal dari Wikipedia dan blog di atas, bahwa untuk dapat dikategorikan sebagai profesi, maka suatu pekerjaan harus memiliki asosiasi profesi dan kode etik. Pertanyaan pertama yang diajukan pada alinea awal sudah terjawab. Untuk pertanyaan kedua, sudah dapat dijawab dan dipastikan bahwa wartawan merupakan suatu profesi dengan terdapatnya asosiasi wartawan seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), dan masih banyak asosiasi wartawan lainnya yang semakin banyak bermunculan setelah jatuh Orde Baru yang dipimpin oleh Soeharto. Juga dengan terdapatnya kode etik wartawan.

MASINIS

Kalau dilihat sekilas, profesi seorang masinis itu terkesan gagah. Bagaimana tidak, seorang masinis dibebani tanggung jawab untuk mengoperasikan sebuah lokomotif yang beratnya berton-ton yang juga menarik beban gerbong berisikan manusia maupun barang. Secara teknis, tidak ada yang sulit untuk seorang masinis mengoperasikan kereta api. Lantaran, sistemnya pengendaliannya hanya gas dan rem serta tinggal mengikuti jalur yang sudah ada. Sehingga tidaklah heran jika banyak yang menyepelekan tugas sang masinis. Apalagi kalau dibandingkan dengan profesi serupa, pesawat terbang yang juga menggunakan kontrol arah untuk mengendalikan pesawat.

Namun dibalik kegagahannya profesi seorang masinis sebenarnya penuh risiko. Setiap kali terjadi kecelakaan kereta api, sering kali pihak pertama yang dijadikan tertuduh (penyebab utama kecelakaan) adalah masinis. Maklum, sosok satu ini merupakan pengendali utama jalannya kereta api sehingga dianggap menjadi penanggungjawab utama. Padahal dalam kenyataanya masinis itu tidak bekerja sendiri dalam sistem operasional kereta api, masinis sangat bergantung pada banyak hal yang saling berhubungan, sehingga rasanya tidak tepat jika hanya dia yang dijadikan penyebab utama seandainya terjadi kecelakaan

Tugas masinis memang berat, di tangan masinis ribuan nyawa penumpang menjadi tanggung jawabnya. Oleh karena itu, dia tidak boleh sedikitpun lalai dalam bertugas. Jadi bagaimana sih mereka bekerja sebenarnya? Langsung saja baca terus penjelasan dibawah ini, ya!

Peran Masinis Kereta Api

Dengan perkembangan tekhnologi perkereta apian, tugas masinis memang tidak seberat seperti masa awal perkereta apian. Dengan ditemukannya tekhnologi diesel dan listrik, maka tugas masinispun hanya sebatas tanggung jawab menjaga keselamatan penumpang dan rangkaian kereta api.

Akan tetapi tugas masinis tidaklah sama dengan sopir bus umum, sesungguhnya masinis memiliki cara kerja yang relatif berbeda. Dalam perannya sebagai pengatur kecepatan, masinis memang layaknya seorang sopir. Hal yang berkaitan langsung dalam pengoperasian kereta api (layaknya seorang sopir), peran seorang masinis adalah sebagai berikut :

  • Menjalankan kereta api 
  • Menaikkan kecepatannya
  • Mengerem
  • Membunyikan klakson
  • Memberhentikan
  • Berjalan perlahan
  • Menyalakan/mematikan lampu depan , dan
  • Harus mematuhi rambu-rambu/semboyan kereta api.

Namun, dalam operasional lainnya, peran seorang masinis sangat bergantung kepada banyak hal, mulai dari pengatur sinyal, kondisi lokomotif (dan kondisi kereta api secara keseluruhan), kondisi prasarana (seperti rel), hingga hal-hal yang berada di luar teknis.

Jadi pada dasarnya perbedaan terbesar antara mengendarai segala bentuk transportasi dengan sebuah kereta api adalah bahwa pada kereta api, masinis tidak punya kontrol atas arah pergerakan kereta api. 

Batang rel kereta api (fish plate) dikontrol melalui stasiun terpisah dan tergantung pada arus lalu lintas (trafik) pada jalur kereta api tersebut, kereta dialihkan dari satu rel ke rel lainnya.

Selain menjalankan fungsi operasional tersebut diatas, seorang masinis harus selalu mengawasi tekananyang ditunjukkan padamanometer. Hal ini sangat penting dilakukan karena berhubungan dengan rangkaian fungsi pengereman.

Pada kereta api, proses mengerem itu cukup rumit. Rem mendadak pada kecepatan tinggi bisa menyebabkan gerbong kereta terangkat/terbalik. Kereta api butuh jarak sekitar 1 km dari titik rem hingga laju kereta benar-benar berhenti. Untuk itu masinis harus memiliki pemahaman yang baik tentang kemiringan lintasan dan juga perubahan momentum setelah mengerem.

Singkatnya, pekerjaan seorang masinis terlihat seperti pekerjaan termudah di dunia, tetapi seperti yang pernah dikatakan atlet kriket legendaris dari Australia, Glenn Mcgrath – “Bagian yang paling sulit adalah menjaga hal-hal terlihat sederhana”, –  dan sepertinya perkataan tersebut berlaku juga untuk hal ini.

Itulah peran seorang masinis kereta api. Selalu ada sosok luar biasa di balik tanggung jawab yang tidak biasa. Berkaca dari kecelakaan kereta api yang pernah terjadi, apalagi ada masinis yang dijadikan tersangka, masinis kereta api sepertinya bukan pekerjaan sederhana. Ratusan nyawa penumpang bertumpu dipundaknya. Profesi yang tidak mudah, namun jangan berharap banyak kalau ditanya soal imbalan yang didapatkan seorang masinis. Padahal ditangan merekalah nasib ratusan nyawa penumpang kereta api berada agar dapat selamat sampai di tujuan Juga jangan remehkan peran seorang masinis, karena nyawa seorang masinis bisa menjadi taruhan saat harus menjamin ketepatan perjalanan kereta api tersebut.

PILOT

Pilotpengemudi pesawat terbangpenerbang atau juru terbang adalah sebutan untuk orang yang mengemudikan atau mengawaki pesawat terbang. Sebagai sebuah profesi yang menuntut keahlian/skill dalam mengemudikan sebuah pesawat, seorang pilot harus menempuh ujian resmi yang diadakan oleh sekolah penerbangan dan otoritas penerbangan. Jika dinyatakan lulus dalam ujian, seorang pilot akan mendapat sertifikasi terbang atau ijazah penerbang (pilot license), yaitu suatu surat  pengakuan kemampuan sang pilot (kompetensi) untuk menerbangkan pesawat dengan tipe/ukuran tertentu.

Dalam tugasnya di dalam kokpit pesawat, pilot dibantu oleh seorang ko-pilot. Selama penerbangan berlangsung semenjak pintu terakhir ditutup untuk take off hingga pintu pertama dibuka setelah landing, pilot dan ko-pilot akan mengikuti jalur-jalur penerbangan yang telah didaftarkan dan terprogram melalui bantuan sistem navigasi pesawat serta mengikuti informasi yang diberikan oleh menara kontrol lalu-lintas di bandar udara maupun petugas pelayanan lalu lintas penerbangan di sepanjang perjalanan.

Dalam penerbangan pilot ini mengemudikan pesawat sesuai dengan rencana penerbangannya (flight plan) dan di dalam kokpit setiap saat ia punya ide untuk menyelamatkan penumpang dan pesawatnya. Untuk pesawat berawak pesawat ganda (multi crew) harus ditentukan pembagian tugas yang jelas siapa pilot yang terbang (pilot flying) dan siapa pilot pemantau (pilot monitoring). Sinergi pembagian tugas dan koordinasi kerja di antara mereka akan menghasilkan kualitas penerbangan yang lebih baik,  aman dan efisien.

Di dalam sebuah penerbangan komersial, pilot dan ko-pilot bertugas mengemudikan pesawat sementara pramugari dan pramugara bertugas untuk memastikan keselamatan, keamanan dan kenyamanan penumpang dalam penerbangan. Pilot, ko-pilot, dan pramugari/pramugara (flight attendant) disebut sebagai awak pesawat (aircrew).

Pembicaraan yang dilakukan pilot, ko-pilot dengan petugas pelayanan lalu-lintas akan direkam oleh kotak hitam ( cockpit voice recorder) dan hampir semua parameter dari sistem yang ada direkam oleh kotak hitam (flight data recorder). Kotak hitam ini sangat penting untuk dianalisis dalam rangka rekomendasi pencegahan terulangnya kecelakaan penerbangan yang sama dikemudian hari.